FORUM ENTREPRENEUR INDONESIA, PERAN ENTREPRENEUR INDONESIA DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI

  • Breaking News

    Thursday, 21 May 2015

    KESIAPAN VISASIA ENTREPRENEUR INDONESIA DAN TRANS DIMENSI EKONOMI GLOBAL


    Globalisasi dan liberalisasi perdagangan telah menjadi fenomena dunia yang tidak bisa dihindarkan. Dewasa ini arus globalisasi tidak dapat dibendung lagi, jarak antar Negara seolah tidak memiliki batas batas lagi, globalisasi hampir mencangkup semua aspek seperti komunikasi, perdagangan, mapun hal-hal yang lain. Khususnya dalam bidang perdagangan, Indonesia dengan Negara-negara ASEAN serta Cina tahun 2015 ini akan memulai kebijakan pasar bebas barang dan jasa. Hal ini dikarenakan Negara-negara  ASEAN membentuk suatu perjanjian kerjasama yang dinamakan AFTA (ASEAN Free Trade Area).
    Sebenarnya, kebijakan AFTA ini merupakan pisau bermata dua bagi Negara Indonesia sendiri, mengapa.? Hal ini dikarenakan selain Indonesia dapat memasarkan produk-produknya di Negara-negara ASEAN lainnya tentu saja secara tidak langsung Indonesia juga akan dibanjiri dengan produk-produk dari Negara-negara ASEAN lainnya. Jika Negara kita tidak dapat bersaing dengan produk-produk luar negeri baik barang maupun jasa tentu kita hanya akan menjadi pasar yang sangat potensial bagi Negara lain dalam memasarkan produk-produk mereka. Maka dari itu, perlunya bagi kita untuk melihat kesiapan dari bangsa ini dalam menghadapi persaingan tersebut.
    Kami sadar bahwa hal ini tidak cukup jika hanya pemerintah yang mengambil peran dalam setiap pelaksanaan-pelaksanaan program kerja negara, akan tetapi kita juga sebagai masyarakat  adalah bagian dari negara ini. Kita harus turut terlibat karena ini menyangkut masalah kesejahteraan ekonomi kita secara keseluruhan dan sangat parah imbasnya ketika kita sebagai masyarakat tak mampu dan bahkan tidak punya daya saing untuk kematangan dan kesiapan kita menghadapi globalisasi ekonomi.
    Masa depan UMKM tentunya akan terancam dengan adanya globalisasi karena ini menyangkut tentang daya saing kita dalam melayani kebutuhan-kebutuhan konsumeris masyarakat dengan hanya bermodalkan kios-kios kecil dan pelayanan yang terbatas serta kesiapan mental kita untuk terus dan terus berkembang sebagai pelaku usaha. Kita tak boleh berfikir sendiri-sendiri dan haruslah kita sudah menyatakan sikap secara tindakan untuk memilih apakah kita ingin jadi korban atau menjadi pemain di tengah kontes pertarungan trans ekonomi global yang sudah sampai menyentuh desa-desa dalam wujud mini market yang efeknya justru malah lebih parah karena kebanyakan kita lebih asyik dan lebih merasa nyaman untuk merestui hal itu. Kita butuh gerakan kolektif dengan dalam wujud komunitas peduli umkm.
    Tahun kemaren tepatnya 09 september 2014 berdiri sebuah komunitas di makassar yang bernama Visasia Entrepreneur Community (VENA / visec.or.id) yang memfokuskan kegiatannya pada pendampingan UMKM menuju industri kreatif dengan cara membangun afiliasi serta saling berdonasi demi terciptanya bangunan modal usaha yang mandiri karena donasi ini di dasari dengan prinsip keikhlasan tanpa tekanan. Komunitas ini menyadari bahwa pentingnya masyarakat memahami fitur-fitur sistem informasi dan teknologi mak komunitas VISEC meluncurkan sebuah program dengan nama POIN SYSTEM SOLUTION. Dan program yang baru-baru ini berjalan adalah menyediakan sistem layanan support UMKM dengan nama VISASIA.PRO

    Visasia.Pro adalah sebuah web aplikasi Layanan yang dipersembahkan atas Kerjasama PT. Visi Asia Global & PT. Fortinusa kepada member Organisasi Visasia Entrepreneur Indonesia ( VENA ) dan anggota Masyarakat Indonesia pada umumnya sebagai Portal Interaksi antara Member dan para Pendukung Kebangkitan Entrepreneur Indonesia.  Dengan adanya Layanan ini  maka diharapkan bisa mendorong  Komunitas Entrepreneur mengembangkan sayap menjadi Group Entrepreneur yang handal  dan sebagai cikal bakal Lahirnya  Industri Kreatif  melalui sistem yang dikembangkan.
    Visasia.Pro memfasilitasi dan memberikan kemudahan kepada para member komunitas untuk menjadi Creator / Penggagas sebuah ide atau inovasi Usaha agar bisa mendapatkan support yang dibutuhkan untuk membangun Usahanya  melalui kerjasama dengan para pendukung Ide / Gagasan usaha tersebut.  Melalui system yang ada maka seorang Creator Usaha yang diistilahkan dengan Project Developer akan dapat mewujudkan Impian usaha yang dimilikinya dan begitu pula sebaliknya, para pendukung Ide / Gagasan Usaha yang selanjutnya diistilahkan dengan Project Sponsor akan mendapatkan  apresiasi timbal balik atas dukungan yang telah diberikan.
    SEGERA BERGABUNG DAN SIAPKAN DIRI MENUJU GLOBALISASI EKONOMI
    Klik di SINI untuk join.




    Fashion

    Beauty

    Culture