Globalisasi bagi Indonesia merupakan
suatu tantangan dan kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia
mampu ambil bagian dalam kancah globalisasi dunia. Kita memahami konsekuensi
globalisasi, dimana suatu peristiwa yang terjadi Indonesia akan memberikan
pengaruh pada dunia internasional. Sebaliknya peristiwa yang terjadi di dunia
internasional akan memberikan dampak bagi Indonesia.
Agar Indonesia dapat berperan dalam
globalisasi internasional, maka diperlukan suatu persiapan yang matang dan
selalu terbuka terhadap perubahan. Untuk menghadapi semakin derasnya arus
globalisasi diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang handal. Kualitas sumber
daya manusia merupakan faktor penentu akan berhasil atau tidaknya negara kita
menghadapi tantangan di era global.
Untuk mendapatkan yang berkualitas
diperlukan pelatihan dan pendidikan yang mampu mempersiapkan manusia untuk
dapat bersaing di tengah arus globalisasi. Dalam penjelasan umum UU No. 20 Tahun
2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dinyatakan bahwa pendidikan nasional
mempunyai visi terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat
dan berwibawa. Hal ini dimaksudkan untuk memberdayakan semua warga negara
Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan
proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.
Mengingat bahwa globalisasi
mengakibatkan perkembangan kehidupan dunia ekonomi dan bisnis
mengalami pergeseran paradigma, yaitu dari ekonomi berbasis sumber daya ke
paradigma ekonomi berbasis pengetahuan atau kreativitas. Pergeseran tersebut
terjadi karena paradigma ekonomi berbasis sumber daya yang selama ini dipandang
cukup efektif dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi dan pengembangan bisnis
di anggap telah gagal mengadaptasi dan mengakomodasi berbagai perubahan
lingkungan bisnis. Hal ini terbukti, hanya pada kelompok perusahaan yang peduli
terhadap peningkatan kapasitas aset yang memiliki peluang untuk berinovasi dan
mampu bertahan menghadapi gejolak perubahan lingkungan bisnisnya, dan disanalah
peran ekonomi kreatif akan diuji.
Pada hakikatnya, sistem ekonomi
globalisasi telah membentuk dunia perekonomian yang berkembang. Munculnya
kapitalisme sebenarnya telah menambah perekonomian suatu negara. Banyak negara
yang dengan cepat membuka pasar bagi ekspor asing. Perdagangan global makin
marak terjadi didalam korporasi. Globalisasi telah membentuk pola kehidupan
ekonomi negara. Sehingga, globalisasi ekonomi dapat dilihat melalui cara
pandang dan perspektifnya. Tingkat saling ketergantungan ekonomi yang terjadi
sudah pernah terjadi pada masa lalu. Hanya perbedaannya, kini intensitas
interaksi antarbangsa dan negara tersebut menjadi meningkat. meningkatnya hal
tersebut belum tentu membuat perekonomian terintegrasi secara global.
Seiring dengan berjalannya waktu
kebutuhan masayarakat pun semakin mengalami peningkatan seperti sifat manusia
yang tidak puas, pertambahan penduduk yang semakin meningkat, kemajuan ilmu
teknologi dan informasi, perubahan taraf hidup yang semakin meningkat, dan
kebudayaan yang semakin maju sehingga kebutuhan yang bervariasi dan
beranekaragam membuat perkembangan ekonomi kreatif di arus pembangunan ekonomi
modern ini harus membuat inovasi - inovasi sehingga membuat perkembangan ekonomi kreatif
semakin meningkat. Namun dalam hal ini perkembangan ekonomi kreatif di
indonesia kurang bisa di manfaatkan karena keterbatasan pemahaman masyarakat
kita tentang perkembangan teknologi infomasi dalam yang menjadi salah satu
faktor yang melatar belakangi arus perkembangan pembangunan ekonomi modern saat
ini.
Ekonomi kreatif adalah pemanfaatan
cadangan sumber daya yang bukan hanya terbarukan, bahkan tak terbatas, yaitu
ide, gagasan, bakat atau talenta dan kreativitas. Nilai ekonomi dari suatu
produk atau jasa di era kreatif tidak lagi ditentukan oleh bahan baku atau
sistem produksi seperti pada era industri, tetapi lebih kepada pemanfaatan
kreativitas dan penciptaan inovasi melalui perkembangan teknologi informasi
yang semakin maju. Industri tidak dapat lagi bersaing di pasar global dengan
hanya mengandalkan harga atau kualitas produk saja, tetapi harus bersaing
berbasiskan inovasi, kreativitas dan imajinasi serta kerja kolektif dalam
mendistribusikan setiap potensi SDM masyarakat kita untuk siap bersaing di
pasar global.
Kerja kolektif yang dimaksudkan di
sini adalah tentang sebuah komunitas yang berfokus dan bertujuan untuk
meningkatkan daya saing SDM masyarakat kita ke arah yang betul-betul diakui
kualitasnya dalam hal inovasi, kreatifitas dan imajinasi prodak usaha yang
tentunya punya daya saing yang berkelas in ternasional. Hal ini bukan hal yang
mustahil dilakukan ketika kita sedikit membuka diri untuk siap bekerjasama
dalam satu bentuk komunitas.
VISASIA ENTREPRENEUR INDONESIA adalah
nama Lembaga atau Organisasi yang bergerak dalam ruang lingkup Komunitas
Kewirausahaan, dimana program kerjanya bergerak melingkupi bidang Pendidikan(Edukasi
& Training), Internet (Tool/Alat
Bantu)dan Team Work (Community
Development).
Sebagai lembaga komunitas
kewirausahaan,VISASIA beranggotakan
(member) hampir 5 ribu orang, dalam jangka tiga bulan berjalan dan keanggotaan
tersebut dinamis. Artinya, ini sebuah angka fantastis dan dahsyat untuk sebuah
pertumbuhan Usaha MikroKecil Menengah (UMKM). Angka ini pun menjadi perhatian yang serius
dari ribuan lapisan masyarakat yang notabenenya berasal dari berbagai kalangan
dan strata sosial.
Komunitas VISASIA terdiri
dari member yang memiliki UMKM dan member non UMKM, mereka bak lingkaran
Komunitas yang terus “TAWAF” mengelilingi VISASIA Entrepreneur
Community, sebagai paradigma usaha ekonomi
bangsa yang terangkai dalam sistem Industri Teknologi (IT).
Peran Usaha Mikro Kecil
Menengah (UMKM) yang berbasis IT memang sangat signifikan. Pasalnya, Pasar
Bebas sangat bergantung pada peran IT yang canggih, seperti VISASIA dengan visi
yang mulia, menjadi pelopor dalam pengembangan komunitas bisnis dengan
menjadikan Teknologi Internet sebagai media utama.
Untuk melihat perkembangan Visasia
Entrepreneur Indonesia maka silahkan login di www.visasia.id dan www.visasia.pro, dan untuk bergabung di komunitas
kami silahkan login di web komunitas kami, dan registrasikan diri anda dengan
berdonasi sekali seumur hidup sebesar Rp 100,000. Mari kita memajukan bangsa
dengan gerakan 10,000 UMKM bersama Visasia Entrepreneur Indonesia

No comments:
Post a Comment