FORUM ENTREPRENEUR INDONESIA, PERAN ENTREPRENEUR INDONESIA DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI

  • Breaking News

    Friday, 10 April 2015

    VISEC VS GOOGLE





    Google ditemukan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat mereka masih kuliah di Universitas Stanford. Meskipun perusahaan secara resmi didirikan pada tahun 1998, ide untuk membuat mesin pencari yang “mengumpulkan berbagai informasi di dunia dan membuatnya bisa diakses dan dimanfaatkan semua orang” dimulai saat penelitian doktoral mereka pada tahun 1996.

    Kunci sukses Google sekarang adalah algoritma dibalik mesin pencari Google yang berbeda dengan algoritma lain yang sudah ada sebelumnya. Berawal dari penelitian kuliah mereka, mereka percaya bahwa relevansi dan pengaruh halaman web bisa diturunkan menjadi sebuah algoritma dengan cara mengindeks seluruh link Web, lalu melacak pemilik link tersebut. Ide tersebut muncul dari kewajiban seorang peneliti yang wajib mengutip sebagian hasil penelitian sebelumnya milik orang lain. Sehingga dalam setiap akhir publikasi ilmiah selalu terdapat daftar pustaka yang berisi semua sumber kutipan yang ada dalam publikasi ilmiah tersebut.
    Larry dan Sergey mencomot proses kutipan dalam penelitian ilmiah, dan berasumsi bahwa dalam mesin pencari, hasil yang diperoleh harus paling relevan dengan topik yang dicari oleh pengguna. Untuk mematangkan konsep, Larry dan Sergey menciptakan PageRank yang tidak hanya menghitung berapa banyak link yang mengarah pada halaman yang diberikan, tapi juga menentukan kualitas link-link tersebut.

    Meskipun algoritma Google lebih kompleks dari sekedar menganalisa pemilik link, proses dari algoritma analisis link itulah ide terhebat yang membuatnya Google lebih unggul dari kompetitor mereka. Faktanya, saat ini Google adalah pemimpin dalam bisnis mesin pencari dengan pangsa pasar lebih dari 60% di Amerika dan dengan cepat menjadi mesin pencari paling favorit di seluruh dunia.

    Akan tetapi hal yang lebih menarik lagi adalah fakta tengtang VISEC VS GOOGLE.

    "MARI BERKARYA BERSAMA KAMI HANYA DI VISASIA ENTREPRENEUR INDONESIA"

    Fashion

    Beauty

    Culture